Syiar Agama Lewat Frekuensi


Apa tujuan kita hidup di dunia ini?
Ya betul, semua setuju bahwa kita ditakdirkan Allah SWT untuk menyembah dan beribadah kepadanya, tentunya ibadah dalam hal ini kita artikan dalam konteks yang seluas-luasnya. Kita dapat mengartikannya sebagai tugas seorang khalifah di muka bumi ini.
Saya mengutip dari blog tetangga tentang tujuan manusia hidup di muka bumi ini,dalam Q.S. Adz-zariyat :56,

Allah SWT berfirman:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
Dan Aku tidak menciptkan jin dan manusia kecuali untuk menyembah kepada-Ku.”
(QS. adz-Dzariyat: 56).

Dalam hal ini, saya mencoba mengaitkannya dengan radio frekuensi. Lho, emang ada hubungannya?
Ada lah, kenapa dengan radio frekuensi dan urusannya mengenai ibadah? 
Pengguna radio frekuensi, adalah mereka yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari buruh, pedagang, polisi, guru, pejabat, bahkan ada pula ustadz dan tentunya masih banyak latar belakang sosial ekonomi lainya.
Pengguna frekuensi juga sadar akan pentingnya menjalankan tugas sebagai seorang khalifah, yaitu salah satunya adalah berdakwah, tentunya cara berdakwah kita tidak mesti secara konvensional,
melainkan juga bisa mempergunakan berbagai media, nah salah satu media itu adalah radio frekuensi.
Pengguna frekuensi di Daerah Yogyakarta dan Jateng juga memanfaatkan teknologi ini, mereka mencoba mensyiarkan agama melalui media ini.
Sebagai contoh, setiap pagi setelah shalat subuh, coba kita dengarkan frekuensi milik pemantauan Merapi yaitu Balerante di frekuensi 149.070 (duplex +281, tone standard 88.5). Di sana kita bisa mendengarkan obrolan dan pencerahan dari para pengguna frekuensi ini setiap hari pada ba'da subuh, insyaallah.
Kita dapat langsung mengajukn pertanyaan tentang materi yang sedang dibahas, bahkan kita juga dapat ikut berdakwah di sana, sebuah keuntungan tersendiri untuk kita.
Selain di frekuensi Balerante, kita juga dapat mendengarkan tausyiah agama di frekuensi Direct 153.050 pada saat-saat tertentu, utamanya ba'da maghrib hingga tiba waktu isya'.
Selain kedua frekuensi di atas, apabila kita ingin mengaji Al-qur'an, kita bisa bergeser ke frekuensi direct 149.890, di sana telah banyak rekan yang membaca dan akan menyimak bacaan kita lalu segera membenarkan apabila kita keliru dalam membaca, waktunya pada ba'da maghrib.
Selain frekuensi tersebut, masih banyak lagi frekuensi yang digunakan untuk tujuan yang sangat mulia ini. Dengan begitu kita dapat mempererat tali sillaturahmi dan menambah wawasan keagamaan kita.
Akhirnya, saya mengucapkan selamat bertugas kepada para pejuang agama ini, dan selamat bergabung kepada rekan-rekan yang ingin berpartisipasi di frekuensi.


Penulis : Novi Nurcahyanto ~ Sebuah blog yang menyediakan berbagai macam informasi

Artikel Syiar Agama Lewat Frekuensi ini dipublish oleh Novi Nurcahyanto pada hari Minggu, 22 Januari 2012. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar.sudah ada 1komentar: di postingan Syiar Agama Lewat Frekuensi
 

1 komentar:

  1. informasi yang bermanfaat , semoga anda dan keluarga selalu dalam lipahan karunia dan barokah Allah SWT aamin....
    ini masih on gak mas? Join us in frequency 155.460 VHF

    BalasHapus

Pepsi